Ngobol ma temen saya,,,ngebasas tentang PHP , temen saya ini sangat percaya sekali kalu pehape ( PHP
) itu tidak ada!! Saya jadi
bertanya-tanya masa sih?!!
PHP dimata Teman saya ini menurut dia Istilah PHP diciptakan oleh para
orang-orang yang ngarep,,, hingga terjebak dalam imajinasi/ ilusi yang
diciptakannya sendiri lalu kemudian terbentur oleh realita. ketika mereka
'terbentur', mereka enggan menampakkan dirinya sebagai orang yang T***L. Maka
dari itu, mereka sengaja membuat singkatan PHP
-- Pemberi Harapan Palsu -- agar mereka bisa seolah menjadi korban.
Mereka memposisikan diri mereka sebagai korban agar letak kesalahan, nampak seperti orang lain yang melakukan, hingga kemudian dia merasa tidak bersalah bahwa apa yang dia perbuat adalah benar. meskipun kenyataannya, bikin dongok. dan ketika dia sibuk menjabarkan secara panjang lebar tentang sesuatu yang... tidak ada, dia hanya menampakkan diri sebagai sosok yang... sorry to say.
Mereka memposisikan diri mereka sebagai korban agar letak kesalahan, nampak seperti orang lain yang melakukan, hingga kemudian dia merasa tidak bersalah bahwa apa yang dia perbuat adalah benar. meskipun kenyataannya, bikin dongok. dan ketika dia sibuk menjabarkan secara panjang lebar tentang sesuatu yang... tidak ada, dia hanya menampakkan diri sebagai sosok yang... sorry to say.
Itulah menurut teman saya dia menganggap PHP itu
tidak ada,,!! Sebenarnya saya juga bingung maksud dan penjelasn teman saya
ini,,,tapi ga apa-apa itu hak dia,,boleh berpendapat beda…biar seru!
okey, menurut saya sebenernya PHP (Pemberi Harapan Palsu) itu sifat-nya spontan
dan bisa juga disengaja. contohnya ketika kita punya janji sama temen-temen
kita trus dengan mendadak keluarga mengajak kita (secara paksa) untuk ikutan
dan akhirnya kita (terpaksa) memilih acara keluarga secara gak langsung kita
dicap PHP sama temen-temen kita. atau misalnya kita dijanjikan sesuatu oleh
pacar kita tapi ternyata dia malah memilih tidak menepatinya.
Tetapi ada juga yang memang sengaja melakukan itu biasanya
itu ada unsur dendam atau sengaja mempermaikan orang di PHP-innya. Jadi menurut
saya jika kita di PHP sebaiknya kita harus :
Ø Memaklumi
ini tindakan paling mulia yang (seharusnya) kita lakuin. maksudnya ya daripada kita marah-marah sendiri, trus malah merusak mood diri sendiri dan orang-orang disekitar kita. ya udah maklumi saja. toh tanpa ada dia (sang PHP) pun acara dapat terus berjalan sebagaimana mestinya. Dia bukan orang penting kan?
ini tindakan paling mulia yang (seharusnya) kita lakuin. maksudnya ya daripada kita marah-marah sendiri, trus malah merusak mood diri sendiri dan orang-orang disekitar kita. ya udah maklumi saja. toh tanpa ada dia (sang PHP) pun acara dapat terus berjalan sebagaimana mestinya. Dia bukan orang penting kan?
Ø Ampuni.
indakan nulia yang berikutnya yaitu biasanya sang PHP bakal ngerasa amat sangat bersalah. nah dengan cara kita mengampuni maka kita ngasih kesempatan ke dia buat melakukan hal yg positif/ baik ke depannya. ya,,,, sekalian biar dia ga nge-PHP lagi.
indakan nulia yang berikutnya yaitu biasanya sang PHP bakal ngerasa amat sangat bersalah. nah dengan cara kita mengampuni maka kita ngasih kesempatan ke dia buat melakukan hal yg positif/ baik ke depannya. ya,,,, sekalian biar dia ga nge-PHP lagi.
Ø Yg
paling efektif yah jangan ngarep, jadi ngga berasa kecewa, ngga berasa di PHP
kalau anda-nya memang ngga ngarep apa2 Toh dalam sebagian besar kasus yg berasa
di PHP in kenyataan nya karena yang berasa jadi korban itu gede rasa dan ngarep
yg ngga sesuai kenyataan.
menurut saya sih,,,,cara ini adalah cara paling sehat
dan paling mulia di muka bumi ini. kenapa sehat? Karena kita jadi berlaku positif.
ga akan deh ngegalau ga jelas trus ngefek jadi bertambahnya jerawat dijidat.
Atau mungkin malah bikin kalian jadi kurus ga jelas karena stress diPHPin. trus
kenapa mulia? Karena kita nambah tabungan pahala di surga. lumayan kan,,
Demikian semoga bermanfaat,,silahkan komentarnya jika ada tambahan atau koreksiannya....









0 komentar:
Posting Komentar