Senin, 19 Mei 2014

MITOS Mau Naek Gunung!!


Buat kalian yang sudah sering naek gunung  dan turun gunung pasti tau dong pantangan-nya yang boleh dan tidak boleh dilakukan sebelum atau pas ada digunung. Sebelum membahas mitos-mitosnya alahkah lebih baik kita harus tau dulu yang harus dipersiapkan ketika akan naik gunung, seperti selalu Awali dan akhiri segala kegiatan pendakian dengan doa untuk memohon keselamatan pada Sang Maha Melindungii, trus kita juga harus hormati dan hargai budaya setempat, ingat.. kita mendaki itu juga berarti bertamu ke tempat orang. Apalagi berbuat bodoh dengan menghina budaya setempat. Dan yang terakhir usahakan saling menyapa dengan penduduk setempat dan sesama pendaki lain ketika bertemu... (nyambung silaturahmi.. Siapa tau ketemu jodoh di sana).
Walaupun Cuma mitos? Tapi harus tetap hati-hati, jangan sampai ketika dilanggar ehhhhh,,,kena deh!! Makanya mendingan kita cari aman aja de,,,selama pantangan itu masih sesuai dengan logika dan agama, ya,,,okeh,,okeh,,saja.
Berikut pantangannya :
Ø   Dilarang Meninggalkan Sesuatu Kecuali Jejak, apalagi sampah.. Pokoknya kalo ada sampah ambil aja dah..bawa sampahnya kalo perlu sampe rumah.. Tapi kalo sampah masyarakat biarin aja disana.
Ø   Dilarang Memburu Sesuatu Kecuali Waktu, kecuali kalo agan emang lagi tersesat dan butuh makanan, tapi harus liat-liat apa yang diburu.. jangan malah jadi- jadian penghuni sono ikut di makan juga...
Ø   Dilarang Mengambil Sesuatu Kecuali Gambar!  terutama tanaman-tanaman setempat. Misal,, ada mungkin di beberapa daerah gunung yang ditumbuhi pohon abadi edelwies, maka alangkah bijaknya kalo kita tetap membiarkannya tetap tumbuh di sana. Ada sebagian orang yang melakukan pendakian yang sengaja memetiknya untuk oleh-oleh buat darlingnya sebagai bukti keangkuhannya sudah menaklukan gunung itu (mungkin orang yang seperti ini belum bisa disebut pecinta alam kali ya ???). Tapi yang lebih serem lagi pengalaman temen ni,,iseng ngambil batu terus pas sampe di rumah di datengin sama Nyai-nyai penghuni sono minta dibalikin tuh batu ke posisi semula kalo gak mau di ganggu.
Ø    Dilarang Sombong (Sesumbar Dalam Bicara).
Ø   Dilarang Mengeluh Dalam Perjalanan, mental kita harus kuat coy... banyak kejadian pendaki yang pada ngeluh malah gak selamat di jalan...kecapean jadi ga konsen,,eh nyemplung de.
Ø   Dilarang Berbuat Mesum, kalo gak mau kualat, kualatnya bisa aja pas lagi pendakian atau pas di akhirat nanti..Tapi  sebenarnya dimana aja juga gak boleh berbuat mesum, tapi kalo naek gunung masih nekat juga berbuat mesum. Wah..wah... siap-siap disamperin sama penghuni sono.. Ibarat kata kita bertamu ke daerah orang ya harus sopan donk... penghuni daerah sono juga gak suka kediamannya buat tempat mesum. Lagian ga modal mesum digunug,,,heheeh.
Ø   Usahakan jumlah pendakian berjumlah genap, jangan ganjil ntar kalo ganjil bisa-bisa ada yang nambahin jadi genap atau gak hilang satu sehingga jadi genap (mitosnya gitu)
Ø   Untuk pendaki cewek usahakan sedang tidak dalam keadaan haid. Selain bisa kecapekan biasanya kalo sedang dalam keadaan tidak suci bisa jadi sarang penghuni daerah sono buat masuk ke tubuh cewek itu. Makanya biasakan untuk berwudhu (buat yang muslim) sebelum naek.
Ø   Dilarang menyebut nama tokoh pewayangan, misalnya di Gunung Gede biasanya pendaki menggunakan istilah SK buat nyebut alun-alun Surya Kencana sebab Raden Surya Kencana adalah tokoh pewayangan dan juga konon anaknya dari Prabu Siliwangi ( Mitosnya begitu )
Ø   Dilarang bersiul sebab menurut islam bersiul berarti mengundang setan untuk datang ( Mitosnya Begitu )
Ø   Ada yang bilang untuk daerah- daerah gunung tertentu dilarang memakai warna-warnatertentu, missal yang pernah ane denger buat daerah lawu dilarang pakai baju ijo,dll
Ø   Jangan bawa telur, penjelasan logisnya bahwa kita dalam mendaki tidak membawa makanan yang berbau menyengat agar tidak mengundang hewan buas yang penciumannya tajam.
Ø   Jangan Buang Air kecil atau besar disebarang tempat, apalagi buang di jalur jalan. Lebih bagus kalau gali lubang dulu terus pendem deh tuh hajat sama tanah... kayak kucing gitu... biar gak jadi ranjau darat...wkwkwk
Ø   Jangan ada tujuan lain naik gunung selain untuk mengagumi ciptaan Tuhan......

Percaya atau tidak? Teragantung anda menyikapinya. Yang jelas dalam segala hal dunia ini sebaiknya kita serahkan semuanya pada Alloh SWT.

0 komentar:

Posting Komentar