Dari Abdullah bin Umar : Bahwasanya suatu ketika kami duduk-duduk di hadapan rosulullah memperbincangkan soal berbagai fitnah. beliau pun banyak bercerita mengenaiya. sehingga beliau juga menyebut fitnah ahlas. . maka seseorang bertanya, apa yang dimaksud fitnah ahlas? beliau
menjawab, "yaitu fitnah pelarian dan peperangan. kemudian fitnah sarra, kotoran atau asapnya berasal dari ahlul baitku. ia mengaku dariku padahal bukan dariku. karena sesungguhnya waliku hanyalah orang-orang yang bertakwa. kemudian manusia bersepakat pada seseorang seperti bertemunya pinggul di atas tulang rusuk. Kemudian fitnah duhaima yang tidak membiarkan seseorang dari umat ini kecuali di hantamnya. jika di katakan ia telah selesai, maka ia justru berlanjut. Didalamnya seorang pria pada pagi hari beriman, tetapi pada sore hari menjadi kafir. sehingga manusia menjadi dua kelompok. kelompok keimanan yang tidak mengandung kemunafikan. dan
kelompok kemunafikan yang tidak
mengandung keimanan. jika itu
sudah terjadi, maka tunggulah
kedatangan dajjal pada hari itu atau esok. (HR. Abu Dawud)
ISIS/ISIL/DAIISH mengatakan akan melakukan kekhalifahan mulai maghribi, Andalusia sampai Nusantara, berdar banyak kabar ISIS di sambut kelompok radikal Indonesia! Bahkan di Yaman ada kabar sudah berlangsung kekerasan ISIS (Islamic State in Iraq and al-Sham).
Mungkin munculnya ISIS yang mengklaim telah mendirikan khilafah dengan hadits berikut:
“Jika kalian melihat bendera hitam
telah datang dari arah Khurasan, maka datangilah. Sebab di sana ada khalifah Allah, yakni (Imam) al-Mahdi.” (HR. Ahmad dan al-Hakim dari Tsauban Ra.)
Tapi apakaha benar ISIS adalah pembawa kebenaran bagi umat islam? Sementara melihat perlakuan keji dan biadab mereka disetiap tempat yang mereka kuasai?? rasanya tidak mungkin!!
Kemunculnya bendera hitam tidak
hanya sekali, sebagaimana dikutip dari Ibnu Katsir:
“Hadits (kemudian muncul bendera
hitam), Ibnu Katsir berkata: “Bendera hitam ini bukanlah bendera yang dibawa oleh Abu Muslim al-Khurasani yang kemudian mengganti dinasti Bani
Umayyah. Namun bendera hitam yang lain, yang akan datang mengiringi kedatangan al-Mahdi.” (Hasyiyah as-Sindi juz 7 halaman 446).
Sekian abad yang silam Imam Ali telah memprediksikannya sebagaimana yang terekam dalam literatur hadist ahlus Sunnah wal Jama'ah, yakni dalam kitab Kanzul Ummal yang dihimpun oleh Ulama Besar Ahlus Sunnah yang bernama Al Muttaqi Al Hindi pada riwayat nomer 31.530.
"Jika kalian melihat bendera-bendera Hitam, tetaplah kalian ditempat kalian berada, jangan beranjak dan jangan menggerakan tangan dan kaki kalian (artinya tetap tenang, jangan menyambut seruan mereka, jangan larut dalam euforia mendukung pasukan itu), kemudian akan muncul kaum lemah (lemah akal sehat dan
imannya), tiada yang peduli pada
mereka, hati mereka seperti besi (hati keras membatu jauh dari cahaya hidayah), mereka akan mengaku sebagai Ashabul Daulah (pemilik negara/kekuasaan) "seperti saat ini ISIS telah mengumumkan berdirinya Daulah Islam di Iraq dan Syam), mereka tidak pernah menepati janji, mereka berdakwah pada Al Haq (kebenaran) tapi mereka bukan Ahlul Haq (pemegang kebenaran), namanya dari sebuah julukan, marganya dari nama daerah, rambut mereka tak pernah dicukur, panjang seperti rambut perempuan, jangan bertindak apapun sampai nanti terjadi perselisihan diantara mereka sendiri, kemudian Allah mendatangkan kebenaran kepada siapa yang dikehendaki-Nya". (HR. Abu Nuaim dalam Kanz al-Ummal juz 11 halaman 283).
Bahkan banyak ulama saat ini yang menyatakan bahwa ISIS adalah khawarij.
Jadi apakah bendera hitam ISIS merupan panji-panji datangnya kebenara?? Waspadalah,,,waspadalah,,,prilakunya bagaikan zionis israel yang membantai rakyat gaza yang tidak bersalah!!








0 komentar:
Posting Komentar