Sejuta orang berdoa di malam yang sama. "Ya Allah, curahkanlah rijki kepada hambaMu ini, wahai Yang
Maha Kaya, supaya hambaMu ini bisa membantu orang lain yang kesusahan..."
Doa dikabulkan. Pasukan Malaikat disiapkan untuk mulai melatih parra peminta rijki. Malaikat mengirim
manusia2 utk mengejek, melecehkan, menjjatuhkan, menghina para peminta sebagai bentuk pelatihan mental. Separuh gugur krn tdk kuat, mrk kembali pada keadaan sama sebelum mrk berdoa.
Iblis mendengar turunnya malaikat,mengirimkan pasukannya. Mereka menggoda, membisikkan keputus- asaan, memutuskan harapan, mengejek utk berfikir rasional dan apa adanya. Separuh dari sisa yang
tinggal, gugur.
Para peminta yang lolos seleksi, dibukakan lapisan kulit dari gunung rijki. Iblis kembali mengirimkan pasukan spesialis, menggoda utk maksiat, lupa pada Allah, sombong, sewenang2 dan kikir. Separuh lagi yang tersisa gugur, mereka berhenti hanya pada level kulit.
Separuh lagi terus menggali kedalaman rijki. Setiap lapis rijki terbuka, semakin kuat malaikat melatih mental dan semakin banyak dan kuat pula iblis mengirimkan pasukannya. Setiap lapis, gugur separuh.
Pada akhirnya tersisa 5 orang dari sejuta peminta. Harta karun terdalam mereka temukan. Mereka bergelimang kecukupun dari materi yang mereka dapatkan. 4 orang berteriak senang ketika mendapatkannya, dan 1 orang terduduk diam.
Iblis mengirimkan pasukan terkuatnya. 4 orang tergoda membelanjakan kenikmatan yang diperolehnya. Mereka tersesat dengan materi yg diperjuangkannya. Satu orang duduk di puncak. Ia sadar, harta karun yg terbesar dari semua yg ia dapatkan ternyata bukanlah kekayaan. Harta karun terbesar yg membuatnya terduduk diam adalah ilmu yg didapat di setiap lapisan. Semakin dalam lapisan yg ia gali, semakin banyak ilmu yg dia dapat, semakin tidak berarti kekayaan harta yg ia dapat.
Ia lalu turun dari puncak dan mulai membagikan harta dan ilmu yg dia dapat kepada setiap orang yang ditemuinya. Dalam perjalananb pulang, malaikat menggandengnya ndan mengeluarkan ruh-nya dari jasadnya.
Malaikat menemukan seorang pemenang, yang memahami makna "harta" yang sebenar2nya.
Siang ini secangkir kopi panas terhidang di hadapanku. Aku sadar bahwa filosofi kopi terletak pada bubuk kopinya. Bubuk kopi yg terbaik dihasilkan dari biji kopi terbaik dengan proses yg terbaik. Sedangkan gula hanyalah pemanis. Meskipun takaran gula lebih banyak dari bubuk kopinya, orang tetap menamakannya dengan secangkir kopi dan bukan secangkir gula.
Ketika bubuk kopi adalah ilmu dan gula adalah harta, kenikmatannya baru akan terasa ketika air panas meliputi dan menyatukannya. Selamat minum kopi kawan, semoga hari2 mu cerah dan selalu dilimpahkan hidayah.









0 komentar:
Posting Komentar